ROHUL - Dalam semangat kepedulian dan kebersamaan, Ikatan Guru Raudhatul Athfal (IGRA) Kabupaten Rokan Hulu menggelar kegiatan sosial berupa donor darah dalam rangka memperingati Milad ke-23 IGRA. Kegiatan ini berlangsung meriah dan penuh makna di Kampung Bakaran Ikan Rajo, Pasir Pengaraian, pada Rabu (29/10/2025).
Acara tersebut merupakan bagian dari program nasional Gerakan Donor Darah IGRA (Grida) yang diinisiasi oleh pengurus pusat IGRA sebagai wujud kontribusi nyata para pendidik terhadap kemanusiaan. Tahun 2025 ini, IGRA menargetkan terkumpul 2.025 kantong darah dari para guru RA se-Indonesia.
Program ini dilaksanakan secara bertahap di seluruh tingkatan organisasi IGRA mulai dari pusat, wilayah, daerah, hingga cabang dalam rentang waktu 1 Oktober hingga 25 November 2025.
Kegiatan dihadiri oleh Ketua IGRA Kabupaten Rokan Hulu Nur Ainun, S.Pd, Kepala Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Rokan Hulu H. Zulkifli Syarif, S.Ag., M.Pd.I, Ketua PMI Kabupaten Rokan Hulu dr. Bambang Triono, serta perwakilan Dinas Kesehatan Rokan Hulu, pengurus PMI, dan seluruh guru RA se-Kabupaten Rokan Hulu.
Dalam sambutannya, Ketua PMI Kabupaten Rokan Hulu dr. Bambang Triono menyampaikan apresiasi tinggi atas langkah mulia IGRA yang turut berpartisipasi dalam gerakan kemanusiaan melalui donor darah. Ia menilai kegiatan ini menjadi bukti nyata bahwa guru tidak hanya berperan sebagai pendidik, tetapi juga sebagai teladan dalam aksi sosial.
"Kegiatan ini sangat luar biasa, karena para pendidik dari IGRA telah memberikan contoh nyata bahwa berbagi tidak hanya lewat ilmu, tetapi juga lewat kepedulian sosial seperti donor darah. Setetes darah yang disumbangkan hari ini bisa menyelamatkan nyawa orang lain. PMI tentu sangat berterima kasih atas partisipasi seluruh guru Raudhatul Athfal di Rokan Hulu,” ungkap dr. Bambang.
Sementara itu, Ketua IGRA Kabupaten Rokan Hulu, Nur Ainun, S.Pd, dalam sambutannya menyampaikan rasa syukur dan bangga atas terselenggaranya Milad ke-23 yang sarat makna ini. Ia menegaskan bahwa kegiatan tersebut bukan hanya menjadi ajang refleksi dan silaturahmi, tetapi juga menjadi momentum untuk memperkuat komitmen IGRA dalam meningkatkan mutu pendidikan anak usia dini dan memperluas kontribusi sosial di tengah masyarakat.
"IGRA memiliki anggota sebanyak 170 orang di Rokan Hulu, semuanya adalah para pendidik yang mengabdikan diri untuk membimbing anak-anak usia 0 hingga 6 tahun di lembaga RA. Meskipun banyak tantangan, kami tetap berupaya aktif berkontribusi untuk masyarakat, salah satunya melalui donor darah ini," ujar Nur Ainun.
Ia juga menambahkan bahwa semangat berbagi dan gotong royong menjadi bagian penting dari nilai-nilai yang ditanamkan IGRA kepada para anggotanya. Dengan kegiatan seperti ini, diharapkan citra guru RA semakin dikenal sebagai sosok inspiratif yang tidak hanya mendidik, tetapi juga peduli terhadap kemanusiaan.
Acara berlangsung khidmat namun penuh kehangatan, diiringi dengan suasana kekeluargaan dan semangat berbagi. Para guru RA tampak antusias mengikuti kegiatan donor darah, disertai bimbingan dari tim medis PMI dan Dinas Kesehatan yang memastikan seluruh proses berjalan aman dan lancar.
Milad ke-23 IGRA Rokan Hulu pun menjadi bukti nyata bahwa organisasi profesi guru tidak hanya fokus pada dunia pendidikan, tetapi juga memiliki peran besar dalam membangun nilai kemanusiaan dan solidaritas di tengah masyarakat.***

